Skip to main content
Assalamu'alaikum Wr. Wb.,



Hai Sivitas Akademika !
Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk membuat ulasan tentang isi dari web Universitas Sebelas Maret, 5 artikel yang akan saya review bertema UNS dan kebudayaan, so check it out guys!

           UNS memiliki website khusus untuk membahas kebudayaan Jawa, hal ini tertuang dalam visi dan misi Jawametrik pada laman https://jawametrik.uns.ac.id/vision-and-mission/. Visi yang dimiliki untuk mengukir tradisi kearifan lokal sebagai ideologi strategi pengembangan karakter nasional. Tujuan ini memperkuat misi dari UNS Jawametrik yaitu :
1. Mewujudkan ruang bagi pemikiran budaya Jawa sebagai pilar pendukung utama bagi UNS yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya nasional.
2. Meningkatkan studi mendalam tentang kreasi budaya intelektual Jawa mulai dari ide, mental, sosial, dan artefak.
3. Menemukan nilai-nilai luhur budaya Jawa dalam bentuk forum komunikasi ilmiah untuk memperkuat, memperkaya, dan mewarnai nilai-nilai luhur kearifan lokal dalam membentuk, mendorong, dan mengembangkan karakter nasional.
4. Meningkatkan manajemen tradisi budaya dengan memelihara, meneliti, mengembangkan, memberdayakan, menyebarluaskan, dan merevitalisasi nilai-nilai luhur kearifan lokal budaya Jawa.
5. Membangun kemitraan dengan berbagai elemen, negara atau swasta, untuk melestarikan, mendidik, dan mengembangkan budaya Jawa.
6. Melakukan berbagai pelatihan motivasi dan dialogis serta pembelajaran tentang pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai luhur budaya Jawa bagi masyarakat.

        UNS mewujudkan visi dan misi tersebut melalui pembangunan pendopo Javanologi, pendopo menurut KBBI adalah pendopo/pen·do·po/ n bangunan yang luas terbuka (tanpa batas atau sekat), terletak di bagian depan rumah, disediakan untuk pertemuan, rapat, peralatan, serta keperluan lain yang ada hubungannya dengan keperluan masyarakat. Pada kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) UNS 2019 kemarin pendopo Javanologi berperan penting sebagai tempat mahasiswa baru untu berkenalan dan berdiskusi dengan teman-teman lain untuk menjaga kekompakkan dan kerjasama yang baik.

        Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho meresmikan pusat penelitian kebudayaan Jawa yang berada di Xihua University China, dilansir dari laman https://photostock.uns.ac.id/rektor-uns-resmikan-pusat-penelitian-budaya-jawa-sichuan-di-xihua-university-china/, Prof. Jamal beserta jajaran direksi yang turut menemani ke China mendiskusikan tentang lokasi dan kegiatan penelitian kebudayaan Jawa ini.

       Wiswakarman FIB menampilkan drama Kryan Angrok pada bulan November 2019 lalu, cerita ini melatarkan budaya jaman kerajaan dan intelektualitas dari mahasiswa, lakon dan watak Angrok menegaskan bahwa dunia politik Indonesia haruslah bercermin pada jaman kerajaan dahulu dimana kerakusan, tiada lawan dan kawan yang semata-mata hanya melihat tujuan akhir akan membuat rakyat terpecah belah pada akhirnya. Pentas ini bertempat di Taman Budaya Jawa Tengah yang tak jauh dari kampus UNS dan dihadiri kurang lebih 200 orang se-Soloraya. Dikutip dari https://newsroom.uns.ac.id/berita/ingin-sampaikan-pesan-sosial-kepada-masyarakat-luas-secara-kritis-wiswakarman-fib-pentaskan-kryan-angrok/ .

        Usaha sivitas akademika UNS dalam menggiatkan budaya berbuah manis, November 2019 lalu Universiti Malaya mengirimkan delegasi untuk mempelajari kebudayaan yang ada di Indonesia, 10 hari kesempatan yang diberikan untuk mengamati dan mempraktikkan kebudayaan Indonesia dimanfaatkan dengan baik. Mereka mempelajari karawitan atau ngamel (bermain gamelan) juga mengenal bahasa jawa. Harapan mereka ilmu budaya ini dapat diajarkan kepada teman-teman di Malaysia. Fakultas Ilmu Budaya menjadi tempat mereka belajar selama 10 hari itu. Dokumentasi dari kegiatan ini bisa dilihat pada laman https://newsroom.uns.ac.id/berita/belajar-budaya-jawa-mahasiswa-apm-um-malaysia-datang-ke-fib-uns/.

        UNS membuka kesempatan luas kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi ilmu dari negara lain, pada 18 September-17 Oktober 2019 kemarin, Mahasiswa FIB UNS mendapatkan kesempatan belajar selama 22 hari di APM Universiti Malaya. Mereka dipersilakan memilih mata kuliah yang sesuai minat mereka seperti kesantunan bahasa melayu, karya klasik melayu, bahasa melayu profesional, filologi melayu, etnolinguistik, sosiolinguistik, dan lain-lain. Menurut Hafidz Muzakkar, salah satu mahasiswa yang turut mengikuti program student exchange ini belajar kebudayaan dan bahasa melayu sangat bermanfaat, mempelajarinya dapat memberikan kita pengalaman untuk menghargai dan menghormati budaya lain. Dokumentasi kegiatan ini dapat diakses pada laman https://newsroom.uns.ac.id/berita/10-mahasiswa-fakultas-ilmu-budaya-mengikuti-pertukaran-mahasiswa-ke-akademi-pengajian-melayu-universiti-malaya/.




 







Comments